Review Buku Anak Aku Bisa Makan Sendiri | Buku Pertamaku Seri Anak Mandiri



Review Buku Anak Aku Bisa Makan Sendiri - Saya membaca buku anak AKu Bisa Makan Sendiri beberapa kali, bahasanya ringan, enak, dan mudah dipahami. Tentunya buku ini dikhususkan untuk anak balita, tapi tidak ada salahnya aku sebagai calon orangtua untuk membacanya bukan? Dan kita nggak boleh pilah-pilih bacaan ya kan?




Premisnya seorang anak laki-laki, yang sedang bermain merasakan perutnya berbunyi. Krucuk ... krucuk ... ternyata ia lapar. Dia mengintip mama di dapur, dan ternyata Mama memasak makanan kesukaannya. Ia berusaha belajar makan sendiri, sementara adik disuapi Mama. Apakah ia akan berhasil belajar makan sendiri? Simak keseruannya dalam buku Anak Aku Bisa Makan Sendiri.


Usaha Seorang Anak untuk Belajar Makan Sendiri


Buku anak Anak Aku Bisa Makan Sendiri ditulis oleh Watiek Ideo dan Nindia Maya, dan ilustrator Abigail Tan. Secara keseluruhan saya suka banget ceritanya, dan juga gambar-gambarnya sangat hidup. Saya lantas berkaca, apakah saya dahulu juga demikian dalam belajar makan eheheh ...

Review Buku Anak Hewan Termahal | Seri Petualangan Air


Review Buku Anak Hewan Termahal - Selamat malam! Sudah membaca buku apa hari ini teman? Seri Petualangan Air, berjudul 'Hewan Termahal', berhasil saya tamatkan malam ini. Soalnya buku anak Hewan Termahal, hanya 28 halaman. Jadi bacanya cepet eheheh ...

buku anak balita buku anak islami buku anak pdf buku anak-anak sd buku anak tk buku anak-anak tk jenis buku anak buku anak online


Cerita buku ini ditulis oleh Nur Ayati, dan diterbitkan oleh Elex Media Komputindo, salah satu penerbit besar di Indonesia. Premisnya sendiri kisah pengalaman Nino, menyelam di bawah air dan bertemu dengan kerang.

Detail Buku Anak Hewan Termahal



Judul                :  Hewan Termahal
Penulis             : Nur Ayati
Penerbit          : Elex Media Komputindo
Tanggal Rilis   : 03 Juli 2013
Media Baca     : Gramedia Digital
Jumlah Halaman : 28 Halaman


Sinopsis Hewan Termahal

Kakap Merah Ajaib | Seri Fabel 34 Provinsi



Kakap Merah Ajaib – Di Kepulauan Riau, tinggalah seorang pemuda bernama Bujang. Pemuda yang tidak kaya, dan tinggal bersama adik perempuannya yang masih kecil. Mereka tidak memiliki ayah dan ibu. Untuk menghidupi dirinya dan adik perempuannya, Bujang bercocok tanam dan berburu. Bahkan hasil yang didapatkannya kadang dibawa ke pasar untuk mendapatkan uang. Bujang dan adiknya hidup serba kekurangan, tapi mereka berdua tidak pernah mengeluh. Jika Bujang berangkat kerja, adiknya membereskan rumah.


buku anak gramedia buku anak balita rekomendasi buku anak buku anak sd buku anak-anak buku anak pdf buku anak islami buku anak tk


Ada hari di mana Bujang tidak mendapatkan apa-apa dalam buruannya. Tidak ada satu hewan pun yang bisa diburu, padahal persediaan makanan di rumahnya habis. Sudah berhari-hari mereka makan singkong tanpa lauk. Bujang yang hampir menyerah, dalam perjalanan pulang melewati pantai. Aha! Ide menangkap ikan pun tercetus, siapa tahu dapat dan bisa dimakan bersama di rumah. Lantas Bujang membuat bubu  dari bambu dan ranting agar bisa menangkap ikan.

            “Asyik, dapat ikan kakap merah! Aku akan menggorengnya,” ucap Bujang bersiul dengna senang. Bubunya ditarik keluar, dan ia terkejud ketika ada suara yang bersumber dari dalam bubu. Apa? Ikannya bisa bicara. Ia pun terkejut.