Review Buku Anak Ketika Akbar Malas Makan | Seri Anak Disiplin



Review Buku Anak Ketika Akbar Malas Makan - Namanya Akbar, tubuhnya sangat berisi dengan rambut berwarna cokelat dan hobinya bersepeda. Setiap hari akbar makan 3 kali, pagi, siang, dan malam. Porsi makannya terkadang sedikit dan kadang juga lahap dan banyak.


buku anak gramedia buku anak islami buku cerita anak jenis buku anak buku tulis anak buku anak bergambar rak buku anak buku tulis anak-anak



Suatu hari ibu Akbar, jatuhsakit. Beliau memasak seadanya, dan menghangatkan soto ayam sisa semalam. Saat Akbar pulang dari sekolah dan membuka tudung saji, dia tidak berselera. Dia memilih untuk langsung bermain, daripada makan.

Dengan sepedanya Akbar berkeliling komplek, dia bersepeda dengan riang gembira. Padahal baru saja pulang sekolah. Ketika sedang asik-asiknya bersepda, ada aroma cilok dengan baunya yang khas. Perut Akbar mendadak lapar. Melihat dua orang anak yang sedang mengantri membeli cilok, Akbar pun ingin ikut membeli. Eh ... tapi akbar nggak bawa uang. Gimana dong? Akbar  segera menagayuh sepedanya, dan memutuskan pulang. Ia ingin meminta uang jajan kepada ibu, untuk membeli cilok. Akbar sudah memutuskan untuk makan siang dengan cilok.


Nasihat Ibu Adalah Demi Kebaikan Anak-anaknya


Sesampainya di rumah, Akbar meminta izin kepada ibu untuk membeli cilok dengan bau harum yang susah dilupakan Akbar.


buku anak gramedia buku anak islami buku cerita anak jenis buku anak buku tulis anak buku anak bergambar rak buku anak buku tulis anak-anak



"Nanti kamu sakit perut, Bar. Makanan di rumah jauh lebih enak dan bergizi," kata Ibu.

Akbar tidak mau menuruti perintah ibu, dia merengek dan ibu tidak tega kepada Akbar. Akhirnya ibu mengambil dompet mungilnya, dan memberikan akbar uang Rp5 ribu.

"Allhamdulillah. Terima kasih, Bu."

Dengan uang dalam genggaman, Akbar lantas berangkat lagi ke luar mencari pedagang cilok yang tadi lewat. Akbar bersepeda, keliling komplek lagi tapi tidak menemukan penjual cilok yang tadi dilihatnya. Semakin lama mencari, rasanya lapar melanda semakin dahsyat. Kruk! Kruk! Kruk! Begitulah bunyi perut Akbar. Tidak ada harapan penjual cilok datang, Akbar kembali pulang.

Tidak sabar ingin segera makan, Akbar pun menyantap apa yang ada di meja makan. Rasanya nikmat sekali, "Bismillahirrohmanirrohim," kata Akbar bersemangat.

Nyam ... Nyam ...



Hikmah dari Buku Ketika Akbar Malas Makan



Buku karya Widya Ross ini sangat menyenangkan untuk dibaca, mudah dipahami dan asyik dibacakan untuk anak-anak dan orang dewasa. Ilustrasinya juga keren, dan hidup sekali.

Banyak hikmah yang bisa dipetik pelajarannya, dari mensyukuri nikmat makan yang ada di rumah, nasihat Ibu untuk hati-hati jajan sembarangan dan tidak untuk pilih-pilih makanan.

Selain itu, ada dalil yang disampaikan di belakang buku Ketika Akbar Malas Makan. Ada juga tips agar anak-anak disiplin untuk makan. Salah satu tipsnya adalah, hindari banyak makan camilan agar tidak kekenyangan saat jam makan. Usahakan makan terlebih dahulu, sebab makanan utama lebih sehat dibandingkan cemilan. Tokoh Akbar ini juga digambarkan per adegannya, sangat lucu dan bikin gemes. Mau tau cerita selengkapnya? Cus baca buku Ketika Akbar Malas Makan. Kebetulan karena langganan Gramedia Digital, saya membacanya via aplikasi tersebut. Selamat membaca!

buku anak gramedia buku anak islami buku cerita anak jenis buku anak buku tulis anak buku anak bergambar rak buku anak buku tulis anak-anak


Detail Buku Ketika Akbar Malas Makan


Judul                : Ketika Akbar Malas Makan
Penulis             : Widya Ross
Ilustrasi           : Airarumi
Editor              : Cintya Arsya
Penerbit          : Gramedia Pustaka Utama
Tanggal Rilis   : 22 May 2020
Media Baca     : Aplikasi Gramedia Digital
Jumlah Halaman : 40 Halaman
ISBN                 : 978-602-06-4303-8
ISBN(PDF)        : 978-602-06-4304-5


Sinopsis Ketika Akbar Malas Makan :


Duh, Akbar malas sekali makan! Di meja hanya ada makanan sisa semalam yang dihangatkan Ibu. Akbar tidak berselera. Akbar jadi ingin jajan, tapi tidak punya uang. Hmm, bagaimana ya kelanjutannya? Ayo kita simak bersama dalam buku ini!


Sumber foto dan bacaan : 

Aplikasi Gramedia Digital

7 komentar:

  1. Buku yang bagus Dan bermutu untuk anak-anak

    BalasHapus
  2. Mereview buku merupakan salah satu bagian dari transfer ilmu Dan Informasi ke orang lain. Jika reviewnya menarik Dan banyak yang merespon, bukan tidak mungkin disewa penerbit untuk mereview buku yang lain. Dengan bayaran tentunya

    BalasHapus
  3. Waaaa noted ni, buku buku anak lokal sekaramg makin bervariasi dan bagus bagus ya Mbaaak! Love!

    BalasHapus
  4. Ilustrasinya keren. Karakternya lucu dan full color. Anak2 pasti suka dengan buku ini.

    BalasHapus
  5. Waaah aku baru tau loh mba ada aplikasi Gramedia digital. Jd bisa baca buku2nya yaaa? Ntr aku mau install jg ah. Selama wabah aku udh lama bgt ga ke toko buku, dan jadinya baca buku online Mulu. Tp biasanya dr aplikasi lain. Ga tau kalo ada Gramedia juga.

    Ceritanya cocok ini utk anakku yg picky bangettttt kalo makan :p.

    BalasHapus
  6. Asik...
    Memang anak-anak ini harus lapaaaarr yang bener-bener lapar agar makannya gak pake milih.
    Anakku kalau sedang shaum juga suka bilang "Heemm..makanan Mama enak" pas buka puasa.
    Hehhee..

    BalasHapus
  7. Aku suka gambar ilustrasinya yg kayak lukisan krayon. Cakep ya. Terima kasih rekomendasi bukunya mbaaa, nanti klo anakku udh bisa baca aku beliin bukunya.

    BalasHapus