Review Buku Anak Solo Kota Kelahiranku yang Indah

Review Buku Anak Solo Kota Kelahiranku yang Indah - Ini kali pertama saya membaca buku anak dari penulis Monica Petra, yang biasanya beliau menulis novel remaja. Buku dengan judul Solo Kota Kelahiranku yang Indah, mengajak pembacanya mengenali kota Solo, yang berada di Provinsi Jawa Tengah.

 


Bercerita tentang Sekar, yang berumur 12 tahun bersama adiknya Adi. Mereka memperkenalkan seluk beluk kota Solo, baik kuliner maupun wisata dan segala hal tentang kota Solo.

 

Detail Buku Solo Kota Kelahiranku yang Indah

 

Judul                : Solo Kota Kelahiranku yang Indah

Penulis             : Monica Petra

Ilustrator          : Seira

Penerbit          : Bhuana Ilmu Populer

Tanggal Rilis   : 06 Mei 2020

Media Baca     : Gramedia Digital

Jumlah Halaman : 22 Halaman

Harga              : Rp31.900

 

Sinopsis Solo Kota Kelahiranku yang Indah

 

Namaku Sekar. Umurku 12 tahun.

Aku mempunyai adik bernama Adi. Kami lahir dan besar di

Kota Solo atau dikenal pula Surakarta. Yuk, ikuti cerita kami

tentang Kota Solo!

 

Solo The Spirit of Java

 

Siapa tak kenal kota Solo? Salah satu kota di provinsi Jawa Tengah yang sangat terkenal batik dan juga keratonnya. Di kota Solo, Presiden kita yang sekarang Bapak Jokowi juga dilahirkan dari kota Solo lho. Mari kita ulas, isi dalam buku anak Solo Kota Kelahiranku yang Indah.

 

Sekar bersama adiknya Adi, sangat bersemangat memperkenalkan kota Solo kepada pembaca. Pertama Sekar memperkenalkan diri, bahwa ia lahir dan besar di Solo yang dikenal juga dengan sebutan Surakarta. Solo mempunyai banyak sekali julukan, dari Kota Serabi, Kota Batik, dan juga The Spirit of Java.

 

Masyarakat kota Solo dikenal sangat ramah, dan menjunjung tinggi nilai toleransi satu sama lain. Hal tersebut menjadi alasan Sekar dan keluarganya tinggal d Solo. Ada kawasan Pecinan (Kampung Cina), di kota Solo teman-teman. Letak Pecinan di Solo ada di Pasar Gede, di belakangnya persis namanya kampung Balong. Jadi mayoritas penduduk di sana, keturunan Tionghoa.

 

Di kampung Balong, baik keturunan Jawa maupun Tionghoa hidup sangat rukun, bahkan dua kebudayaan itu sering dipersatukan dalam perayaan Grebeg Sudiro yang diadakan tujuh hari sebelum adanya tahun baru Imlek. Apa sih yang menarik dari Grebeg Sudiro? Sekar menjelaskan bahwa ada perayaan gunungan ribuan kue keranjang yang diarak oleh warga, wah ... pastinya seru sekali ya?

 


Selain Pecinan yang menarik, Kota Solo juga terkenal dengan kampung batik. Ada kampung batik Laweyan dan kampung batik Kauman. Aktivitas membuat batik ada di sini, dari membatik, nglorod, dan juga menjualnya. Tempat wisata lain yang bisa dikunjungi oleh teman-teman kalu ke Solo, ada Keraton ialah Keraton Kasunanan dan Keraton Mangkunegaran. Kalau kalian mau ke sini, letaknya ada di pusat kota, sangat mudah ditemukan dan tiket masuknya murah, Rp10.000,00. Di Keraton, kita bisa mengenal sejarah dan benda-benda peninggalannya. Bangunan di Keraton ni, mengadopsi gaya Eropa dan Jawa. Kalau main ke sini, kita akan dimanjakan sekali dengan ketradisionalannya.

 

Saya sendiri pernah ke keraton, beberapa kali. Pernah datang berkunjung, dan pernah juga ikut Kirab Satu Suro bareng Kebo Bule. Seru banget! Kirab yang dilaksakan tengah malam, dengan jalan kaki dan tanpa alas. Benar-benar luar biasa, ah ... thanks raden Koko dan Diko yang sudah mengajak diriku mengikuti wisata sejarah dan spiritual. Amazing! Jujur, saya suka banget dengan koa Solo.

 

Sekar juga mengajak kita mengenali kuliner yang khas di Kota SOlo. Ada banyak kuliner yang bakalan membuat kita menelan ludah ehehhe, ada sate kere, timlo, nasi liwet, serabi, tengkleng, cabuk rambak, selat solo, kupat tahu, dan masih banyak yang lainnya. Satu persatu kuliner tersebut juga dikenalkan kepada pembaca, jadi pengetahuan pembaca bertambah banget. Alamat pengen cepetan juga main ke Solo, menelusuri segala hal yang diceritakan oleh penulisnya. Berasa jalan-jalan ke Solo, dan mengenang perjalanan yang pernah saya lakukan di sana eheheh ... terima kasih mba Monica Petra. Sudah mengajak saya, tour melalui buku. Semoga pandemi lekas berlalu, dan kita bisa kembali berwisata tanpa takut khawatir ya kan?

 


Beberapa pelajaran yang bisa kita ambil dari buku Solo Kota Kelahiranku yang Indah:


  • Anak-anak bisa belajar mengenali Kota Solo secara dekat
  • Anak-anak belajar mengenal wisata apa saja yang ada di Solo
  • Anak-anak juga belajar kuliner yang khas
  • Anak-anak juga belajar banyak hal tentang kota Solo, bisa jadi setelah membaca anak-anak pengen minta diajak ke Solo benearan nih eheheh ... Jadi selamat membaca!

 

Baca juga : 

Review Buku Anak Aku Bangga Jadi Anak Muslim

Tidak ada komentar:

Posting Komentar